PMC GOES TO KENDAL

Dua agenda besar PMC yang telah direncanakan akan dilaksanakan di bulan Desember ini , salah satunya adalah Pelatihan Pembuatan dan Penggunaan Alat Peraga Matematika kepada Guru SD di Gugus Widyodiningrat Ds.Lebosari , Kec.Kangkung , Kab. Kendal. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama PMC (Project Math Club) Jurusan Matematika UNNES dan Para Mahasiswa KKN UNNES di Ds. Lebosari.
Alhamdulillah kunjungan PMC ke Kendal ini mendapat tanggapan positif dan sambutan yang baik khususnya dari Bapak Kepala UPTD kec. Kangkung yang disampaikan melalui pidato beliau saat membuka acara pada pagi hari itu ( Minggu, 4 Desember 2010 ). Diharapkan dengan kedatangan PMC, PMC dapat berbagi ilmu kepada seluruh peserta (Bapak Ibu Guru SD di Gugus Widyodiningrat ) sehingga dapat dipraktikkan sebagai inovasi pembelajaran di SD masing-masing.
Mula-mula dari seluruh peserta Bapak Ibu Guru yang hadir dibagi menjadi 8 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 2 peserta. Kemudian dari PMC menjelaskan tentang Cara Pambuatan dan Penggunaan dari Alat Peraga , antara lain : Alat Peraga Papan KPK dan FPB , Alat Peraga Luas Daerah Persegi Panjang, Alat Peraga Luas Daerah Segitiga dengan pendekatan Luas Daerah Persegi Panjang, Alat Peraga Luas Daerah Lingkaran dengan pendekatan Luas Daerah Persegi Panjang, Alat Peraga Volum Limas Segiempat, dan masih banyak lagi yang semuanya berjumlah sekitar 16 Alat Peraga.
Kegiatan berlangsung cukup menyenangkan. Antusiasme dari Bapak Ibu Guru terlihat ketika mempresentasikan hasil alat peraga dari masing-masing kelompoknya. Tapi sayang karena terbatasnya waktu yang hanya 4 jam itu tidak semua kelompok dapat mempresentasikan alat peraga. Tapi harapannya walaupun sedikit waktu yang terluang , tetapi ilmunya dapat bermanfaat selamanya. Amin. Sukses selalu buat PMC !!!

Pemanfaatan Lingkungan Untuk Pembelajaran Matematika

Kegiatan PMC dimaksudkan untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam bidang alat peraga Matematika. Matematika memiliki banyak sekali alat peraga yang dapat digunakan untuk mempermudah pembelajaran.
Di dalam Laboratorium Matematika terdapat berbagai alat peraga dan permainan, diantaranya alat peraga luas bidang datar sampai bangun ruang, kerangka bangun ruang seperti kubus, balok, limas, dan lain-lain, dan terdapat berbagai permainan yang berhubungan dengan penggunaan konsep Matematika seperti kartu ajaib, puzzle, kentongan ajaib, dan lain-lain.
Untuk mengisi kegiatan PMC pada tanggal 3 November 2010, PMC mengambil tema “Pemanfaatan Lingkungan untuk Mempermudah Belajar Matematika”. Dalam kegiatan ini, Pak Hery Sutarto, selaku dosen pendamping kegiatan PMC memaparkan bahwa lingkungan dapat dimanfaatkan untuk mempermudah dalam pembelajaran Matematika. Pak Hery mengajarkan bagaimana memanfaatkan limbah atau barang bekas yang tidak berguna menjadi alat sederhana yang dapat dijadikan alat bantu untuk belajar Matematika.
Dalam kegiatan ini salah satu contoh yang dipaparkan Pak Hery adalah pemanfaatan tali bekas. Tali bekas tersebut dapat digunakan untuk belajar phytagoras. Selain itu ada juga pemanfaatan gelas plastik air mineral untuk menghitung volume, kertas bekas untuk belajar segitiga, dan lain-lain.
Yang terpenting dalam pembuatan alat peraga Matematika adalah mudah dan dapat menarik perhatian siswa sehingga siswa tertarik dan berminat belajar Matematika. Banyak sekali manfaat yang dapat kita peroleh mengikuti kegiatan PMC. So, JOIN WITH US!

Kunjungan MSC

Kegiatan ekstra kurikuler PMC rutin diadakan setiap hari Rabu pukul 15.30 di Gedung D10 Laboratorium Matematika Universitas Negeri Semarang. Pada tanggal 20 Oktober 2010 salah satu underbow di jurusan Matematika Universitas Negeri Semarang, yaitu MSC (Mathematic Study Club) mengadakan kunjungan ke laboratorium Matematika.
Di laboratorium Matematika peserta MSC disambut hangat oleh peserta kegiatan PMC. Dalam kegiatan kunjungan MSC ini PMC membongkar rahasia pemakaian dan pembuatan Kartu Ajaib. Banyak sekali orang yang penasaran dengan pemakaian Kartu Ajaib ini, karena Kartu Ajaib milik PMC ini dapat digunakan untuk menebak tanggal lahir. Sehingga pada waktu ada kesempatan kunjungan MSC ini, PMC menjelaskan bagaimana pemakaian dan pembuatan Kartu Ajaib. Dalam pembuatan Kartu Ajaib ini menggunakan konsep bilangan biner yang hanya terdiri dari dua bilangan, yaitu 0 dan 1. Peserta MSC sangat antusias mengikuti acara ini.
MSC sering mengadakan kunjungan ke Laboratorium Matematika. Kunjungan sebelumya PMC menjelaskan mengenai salah satu alat peraga di Laboratorium Matematika, yaitu Kapak Tomahawk. Kapak Tomahawk adalah alat peraga Matematika yang digunakan untuk membagi sudut menjadi 3 bagian.
Kunjungan MSC ke laboratorium Matematika bertujuan untuk mengenalkan isi laboratorium Matematika kepada para peserta MSC. PMC berharap agar kunjungan MSC ini dapat bermanfaat bagi banyak pihak.

Serba-serbi “ Final of Mathematics Competition in UNNES “

Mentari pagi di hari itu ( 10/10 ) tidak malu-malu untuk menampakkan dirinya, hingga hangatnya pagi pun terasa sampai ke seluruh finalis Mathematics Competition for Elementary School ( MCES ), Mathematics Competition for Junior High School ( MCJHS ), Mathematics Competition for Senior High School ( MCSHS ) dari berbagai wilayah di Jawa Tengah dan sekitarnya yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Matematika ( Himatika ) FMIPA Universitas Negeri Semarang. Olimpiade ini merupakan salah satu rangkain event dalam Forum Ilmiah Matematika ( FIM ) 2010, dimana di tahun 2010 peserta olimpiade mencapai 1000 peserta. Dan setelah melalui seleksi yang ketat yang dipusatkan di tujuh wilayah, akhirnya sampailah di babak 50 besar s.d final yang bertempat di Gd. D2 kampus FMIPA UNNES hari minggu, 10 Oktober 2010.

Seperti mentari yang tidak malu-malu untuk memancarkan sinarnya, para peserta pun tidak kalah beraninya untuk berkompetensi di hari itu. Walaupun terlihat sedikit perasaan tegang tetapi semangat mereka tinggi dengan didampingi Bapak Ibu Guru pendamping dan sebagian keluarga peserta, mereka siap untuk menjadi juara. Kami dari PMC ( Project Math Club ) UNNES juga tidak kalah semangat untuk ikut andil dalam event tersebut. Dengan menghadirkan berbagai alat peraga matematika yang menarik perhatian para pengunjung baik dari peserta olimpiade maupun para Bapak Ibu pendamping yang ingin mencoba langsung berbagai macam permainan. Mulai dari permainan yang mengasah otak , menuntut kita untuk jeli dalam berfikir, sampai kekreatifan kita dalam menyelesaikan dan menemukan solusi. Tapi pada dasarnya bermacam-macam permainan tersebut dibuat salah satunya adalah mengubah anggapan kalau matematika itu sulit dan membosankan. Ternyata dengan dasar matematika bisa dibuat berbagai macam permainan yang menarik dan menyenangkan. Menyenangkan karena membuat kita jadi penasaran “Bagaimana bisa seperti ini?“. Seperti itulah yang menjadi pertanyaan oleh beberapa pengunjung. Nah salah satunya dengan ilmu matematika kita dapat menerangkan dan menjelaskannya dengan pasti. Contohnya pada kartu ajaib yang menerapkan konsep pada bilangan biner. Sehingga dianggap bisa menebak tanggal lahir seseorang. Ada juga bongkar pasang kayu, brain games yang banyak peminatnya dengan konsep kekongruenan benda. Menara Hanoi, yang menunjukkan rumus 2n-1 walaupun dengan urutan langkah yang berbeda untuk memindahkan menara dari satu tempat ke tempat lain tetap jumlah langkahnya sama. Selain itu ada beberapa alat peraga yang dibuat untuk memudahkan pemahaman konsep dalam matematika. Seperti kereta bilangan untuk menghitung FPB dan KPK, susunan limas setengah bola untuk menghitung pendekatan volume bola, dan masih banyak lagi lainnya. Antusiasme pengunjung sudah terlihat sejak pagi, kebanyakan bapak ibu guru dan keluarga peserta yang sembari menunggu jagoan-jagoan mereka menakhlukkan soal-soal olimpiade. Dalam olimpiade tersebut terbagi menjadi babak 50 besar, babak semifinal, dan babak final yang terdiri dari kuis dan kontes. Hingga pelaksanaanmya dimulai sejak pukul 08.00 wib sampai dengan pukul 14.00. Ketika waktu istirahat tiba, stan PMC menjadi tambah ramai oleh para peserta yang sejenak ingin melepas kepenatan selama di ruang kelas. Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang muncul yang menanyakan “ alat ini untuk apa kak?”, “ kenapa ini hasilnya begini kak ?” dan lain-lain. Tapi itu semua malah membuat kami menjadi tambah semangat untuk menanggapi berbagai macam pertanyaan dari adek-adek yang cerdas ini. Hingga mereka kembali masuk ke kelas untuk mengikuti babak selanjutnya.

PMC dalam UNNES EXPO 2010

Dalam rangka Dies Natalis Unnes ke-45 (Lustrum IX), UNNES mengadakan Unnes Expo 2010 di auditorium Unnes Kampus Sekaran. Acara yang berlangsung pada tanggal 6 dan 7 April 2010 ini berjalan dengan lancar.
Unnes Expo 2010 menampilkan karya unggulan dari program studi, jurusan, fakultas, Program Pascasarjana, lembaga, dan lembaga kemahasiswaan, pameran kebudayaan seperti tari topeng hitam, tari gado-gado semarang, dan sebagainya. Selain itu, Unnes Expo 2010 ini tidak hanya diikuti civitas akademika Unnes tetapi juga instansi, lembaga, perguruan tinggi negeri (PTN), perguruan tinggi swasta (PTS), dan sekolah-sekolah di wilayah Semarang dan sekitarnya.
Jurusan Matematika, khususnya PMC menampilkan karya-karya mahasiswa dalam bentuk alat peraga pembelajaran, permainan, CD pembelajaran dan lain-lain. Alat peraga yang banyak diminati pengunjung adalah alat peraga permainan, contohnya adalah kartu ajaib, puzzle, dan sudoku. Alat peraga pembelajaran yang ditampilkan diantaranya adalah alat peraga diagonal bangun datar, KPK dan FPB, volume tabung, penjumlahan dan pengurangan bilangan menggunakan batang lidi, dan lain-lain.
Jurusan Matematika juga menampilkan Batik Juliet karya dari mahasiswa Matematika, yaitu produk batik yang dirancang dengan motif juliet yang dibuat menggunakan program Maple.
Unnes Expo ini mendapat sambutan yang baik dari berbagai pihak. Pengunjungnya tidak hanya dari kalangan mahasiswa Unnes saja. Namun, ada juga guru, pelajar SMA, mahasiswa dari universitas lain mengunjungi dan sangat merespon dengan acara ini. Antusias para pengunjung ini, diharapkan mampu membawa nama baik Unnes di mata masyarakat. Unnes Expo ini berguna untuk menambah khasanah wawasan dan ilmu pengetahuan pengunjung, serta mampu memberikan informasi mengenai Unnes.

Kunjungan Mahasiswa Bung Hatta Padang

Jurusan Matematika Unnes kembali mendapat kunjungan dari luar. Kunjungan kali ini berasal dari delapan mahasiswa Universitas Bung Hatta Padang, yaitu France Farma Hendra, Candra Ditasona, Rio Bastian, Yulizar, Wegi Financhi, Sari Wulandari, Silvia Sari, dan Elda Lumaisa. Kedelapan mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika ini memang sengaja berkunjung ke Jurusan Matematika Unnes.  Ketua jurusan matematika Bpk. Edy Sudjoko, M.Pd yang langsung menerima dan meresmikan kunjungan mereka. Kunjungan dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Kamis dan Jum’at tanggal 19-20 November 2009. Pada hari pertama France dkk melihat-lihat laboratorium Matematika, yang terdiri dari lab. dasar, lab. multimedia, dan lab. komputer. Di lab. dasar dalam menggali informasi tentang alat peraga matematika dan juga cara pembuatannya mereka ditemani oleh 3 mahasiswa matematika anggota PMC, yaitu Sholihin, Nur Laila Q, dan Kusniati. Sedangkan di lab. multimedia dan lab. komputer Pak Ardhi dan Pak David membimbing mereka. Kedelapan mahasiwa tersebut sangat tertarik dan merasa senang dapat melihat berbagai macam alat peraga, cara pembuatannya dan juga CD Pembelajaran inovatif.

Continue reading “Kunjungan Mahasiswa Bung Hatta Padang”

Workshop Produksi Video Pembelajaran

Pusat Pengembangan Media Pendidikan, LP3 Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Workshop Produksi Video Pembelajaran dan Film Pendek bagi mahasiswa Unnes prodi kependidikan dan non kependidikan. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 11 s/d 18 Juni 2009 bertempat di PPMP Pascasarjana Unnes Bendan Ngisor. Kegiatan workshop ini diikuti oleh mahasiswa perwakilan Fakultas mapun Jurusan, sedangkan Jurusan Matematika diwakili oleh 4 anggota PMC yaitu Wegig Satyawada, Masadah, Noor Qomarudin dan Sholihin.
Peserta workshop sangat antusias untuk mengikuti pelatihan yang diadakan selama 1 minggu ini, hal tersebut dikarenakan merupakan pengalaman baru bagi sebagian peserta. Kegiatan dibuka oleh ketua PPMP Drs. Kukuh Santosa dan diresmikan langsung oleh PR III Dr. Masrukhi, M.Pd pada hari Kamis, 11 Juni 2009. Materi yang disampaikan oleh penyaji mulai dari dasar teori sampai ke praktek di lapangan. Adapun materi yang disampaikan pada workshop total efektif 78 jam, sebagai berikut:

  1. Media pembelajaran audio video (2 jam)
  2. Organisasi ide (2 jam)
  3. Penulisan naskah video pembelajaran dan film pendek (8 jam)
  4. Kamera dan penggunaannya (8 jam)
  5. Editing online (8 jam)
  6. Produksi video pembelajaran dan film pendek (48 jam)
  7. Evaluasi (2 jam)

Peserta di harapkan bisa menguasai seluruh materi yang diberikan, dalam hal ini diarahkan menguasai kamera, editing, dan presenter/pembawa acara. Peserta kemudian dibagi menjadi 3 kelompok untuk memproduksi 3 video, yaitu Matematika, Biologi, dan Geografi. Kelompok Matematika membuat video pembelajaran tentang mencari rumus luas daerah segitiga dengan menggunakan pendekatan persegi panjang.
Setelah selesai pelatihan, diharapkan anggota PMC bisa membagikan ilmunya kepada anggota PMC yang lain yang pada akhirnya bisa memajukan PMC khususnya dan jurusan matematika pada umumnya.